Dua pertanyaan ini paling sering masuk ke tim support kami, dan biasanya datang bersamaan: "Kalau pengeluarannya tidak keluar pakai uang kas, dicatat di mana?" dan "Apa bedanya dengan Stok Masuk dan Stok Keluar di menu Inventory?"

Jawaban singkatnya ada di satu kalimat yang sebaiknya diingat setiap kasir dan pemilik outlet: menu Pengeluaran mencatat UANG, menu Inventory mencatat BARANG. Keduanya terpisah, dan memang harus terpisah. Artikel ini menjelaskan cara memakainya supaya kas harian tidak pernah selisih dan stok tetap akurat.

Kas vs Bank Satu pilihan di form pengeluaran yang menentukan uang laci berkurang atau tidak
Uang ≠ Barang Pengeluaran untuk uang, Inventory untuk jumlah barang — tidak saling menggantikan
Masuk − Keluar Rumus stok tersedia, dihitung otomatis oleh sistem

1. Pengeluaran yang Tidak Keluar dari Uang Kas

Tidak semua biaya outlet dibayar dari laci. Listrik dibayar lewat mobile banking, deterjen ditransfer ke supplier, langganan internet auto-debit, kadang pemilik membayar dulu dari rekening pribadi. Semua itu tetap biaya outlet dan tetap harus dicatat — hanya saja uangnya bukan dari kas fisik.

Di CuciQu Pro, pembedanya ada pada kolom pertama di form pengeluaran, yaitu kolom Kas, yang isinya dua pilihan: Kas atau Bank.

  1. Buka menu Pengeluaran, tekan tombol tambah.
  2. Isi Tanggal dan Waktu sesuai kapan uang benar-benar keluar.
  3. Pada kolom Kas, pilih Bank — bukan Kas — untuk semua pembayaran non-tunai.
  4. Muncul kolom Bank / Metode. Pilih rekening atau metode yang dipakai (daftarnya diambil dari metode pembayaran non-tunai outlet Anda). Kolom ini wajib diisi.
  5. Lengkapi Jenis Pengeluaran, Harga, Qty, dan Catatan seperti biasa.
  6. Centang Add Attachment untuk melampirkan foto bukti transfer atau struk, lalu Simpan.
Kenapa harus pilih bank/metodenya? Supaya laporan Arus Keuangan bisa memisahkan uang per "dompet". Pengeluaran bank yang tidak dipilih metodenya tetap tercatat, tetapi hanya akan terlihat saat filter arus keuangan disetel ke Semua, tidak muncul saat Anda memfilter rekening tertentu.

2. Ke Mana Angkanya Masuk?

Inilah bagian yang paling sering disalahpahami. Memilih Bank bukan berarti pengeluarannya "tidak dihitung". Pengeluaran itu tetap dihitung penuh sebagai biaya — yang berbeda hanya satu hal: uang laci tidak ikut berkurang.

LaporanSumber: KasSumber: Bank
Kas Harian (uang laci & tutup kas) Ikut mengurangi Tidak mengurangi
Laporan Pengeluaran Masuk Masuk
Dashboard & Analisis Pengeluaran Masuk Masuk
Arus Keuangan Masuk ke kolom kas tunai Masuk ke kolom bank yang dipilih
Detail transaksi kas harian Tampil Tampil (sebagai info, tidak memotong saldo)

Dengan kata lain: laporan biaya dan laba-rugi Anda tetap utuh, sementara perhitungan uang fisik di laci tetap jujur. Itulah gunanya memisahkan sumber Kas dan Bank.

3. Kesalahan Umum: Salah Pilih Sumber → Kas Selisih

Kalau saat tutup kas uang fisik Anda selalu terasa "lebih" dibanding catatan sistem, penyebab nomor satunya hampir selalu sama: ada pengeluaran yang dibayar transfer tetapi sumbernya terlanjur dipilih Kas. Sistem menganggap uang keluar dari laci, padahal laci tidak tersentuh.

Perlu diperhatikan: bila kolom sumber tidak diisi sama sekali (data lama), sistem menganggapnya sebagai Kas. Jadi biasakan memilih secara sadar setiap kali menambah pengeluaran — apalagi untuk biaya bulanan seperti listrik, air, sewa, dan internet yang umumnya non-tunai.

Cara memperbaikinya

  • Buka menu Pengeluaran, cari transaksi yang salah, lalu Edit dan ganti sumbernya menjadi Bank (isi alasan perubahan sesuai ketentuan outlet Anda).
  • Kalau kas hari itu sudah ditutup, hubungi pemilik/admin — perubahan pada hari yang sudah tutup mengikuti hak akses yang berlaku di outlet Anda.
  • Sepakati aturan sederhana bersama tim: uang keluar dari laci = Kas, selain itu = Bank. Tidak ada abu-abu.

4. Beda Stok Masuk dan Stok Keluar di Inventory

Menu Inventory sama sekali tidak berhubungan dengan uang. Isinya hanya jumlah barang: deterjen, pewangi, plastik, hanger, dan sejenisnya. Ada dua jenis pencatatan.

 Stok MasukStok Keluar
Artinya Barang datang / bertambah Barang terpakai / berkurang
Contoh Beli 2 jerigen deterjen dari supplier, kiriman dari outlet pusat Deterjen tumpah, plastik rusak, barang dibawa ke outlet lain, dipakai untuk bersih-bersih
Diisi kapan Saat barang fisik diterima Saat pemakaian di luar order pelanggan
Isian tambahan Supplier, tanggal, keterangan, dan harga satuan (opsional) Tujuan, keterangan, dan siapa yang memakai
Efek ke uang kas Tidak ada Tidak ada

Stok tersedia dihitung otomatis dengan rumus Stok Masuk − Stok Keluar (data yang sudah dihapus tidak ikut dihitung).

Yang otomatis, tidak perlu Anda catat manual

  • Barang yang ditandai "bisa dikonsumsi saat order" berkurang sendiri begitu order disimpan kasir.
  • Kalau inventory sudah diatur per layanan, jumlah pemakaiannya bahkan terisi otomatis sesuai besar order — kasir tinggal cek.
  • Kalau order dibatalkan, barangnya dikembalikan otomatis ke stok.

Karena itu, Stok Keluar manual sebaiknya hanya untuk pemakaian yang bukan berasal dari order. Mencatat manual pemakaian order akan membuat stok berkurang dua kali.

Lalu untuk apa kolom harga di Stok Masuk? Harga satuan pembelian dipakai untuk menghitung HPP (harga pokok per layanan) lewat harga rata-rata pembelian barang tersebut — bukan untuk laporan kas atau pengeluaran. Kolom ini boleh dikosongkan dulu dan dilengkapi belakangan.
Catatan: stok tidak mengunci transaksi. Kasir tetap bisa memilih barang meskipun stoknya tercatat 0, supaya pelayanan tidak terhenti. Karena itu Stok Masuk perlu rajin diisi agar angka stok tetap bisa dipercaya.

5. Hubungan Pengeluaran dan Inventory

Satu pembelian bahan biasanya perlu dicatat di dua menu, karena dua hal berbeda yang dicatat: uangnya dan barangnya.

Kejadian di outletCatat di PengeluaranCatat di Inventory
Beli deterjen Rp500.000, bayar tunai dari laci Ya — sumber Kas Stok Masuk, jumlah sesuai barang
Beli deterjen Rp500.000, transfer bank Ya — sumber Bank + pilih rekening Stok Masuk, jumlah sesuai barang
Bayar listrik lewat mobile banking Ya — sumber Bank Tidak ada (bukan barang)
Deterjen dipakai untuk mencuci order pelanggan Tidak (uangnya sudah dicatat saat beli) Otomatis berkurang saat order disimpan
Sebotol pewangi tumpah dan tidak terpakai Tidak (tidak ada uang keluar hari itu) Stok Keluar manual + keterangan
Dapat kiriman plastik dari outlet pusat, tanpa bayar Tidak Stok Masuk saja

Perhatikan baris kedua: mencatat di dua menu tidak membuat biaya jadi dobel. Laporan keuangan hanya membaca menu Pengeluaran; Inventory sama sekali tidak dijumlahkan ke laporan uang. Sebaliknya, kalau Anda hanya mencatat Stok Masuk tanpa mencatat Pengeluaran, uang Rp500.000 itu tidak akan pernah muncul di laporan biaya mana pun.

6. Checklist Singkat untuk Kasir

  • Uang keluar dari laci? → Pengeluaran, sumber Kas.
  • Bayar transfer, QRIS, kartu, atau auto-debit? → Pengeluaran, sumber Bank + pilih rekening.
  • Ada barang fisik yang diterima? → tambahkan Stok Masuk.
  • Barang berkurang bukan karena order? → Stok Keluar + tulis keterangannya.
  • Barang berkurang karena order? → jangan dicatat manual, sistem sudah menguranginya.
  • Ada bukti transfer atau struk? → lampirkan fotonya di pengeluaran, sangat membantu saat audit.

Kas Harian Cocok, Stok Akurat, Laporan Otomatis

Pisahkan pengeluaran tunai dan non-tunai, pantau stok bahan, dan lihat arus keuangan per rekening — semuanya dari satu aplikasi. Coba gratis 30 hari.

Coba Gratis 30 Hari Lihat Semua Fitur

FAQ

Bagaimana mencatat pengeluaran yang tidak keluar dari uang kas?
Pada form pengeluaran, ubah kolom Kas menjadi Bank, lalu pilih bank atau metode pembayarannya. Pengeluaran tetap dihitung penuh di Laporan Pengeluaran, Dashboard, dan Analisis Pengeluaran, tetapi tidak mengurangi uang laci di Kas Harian sehingga saat tutup kas jumlah uang fisik tetap cocok.
Apa bedanya Stok Masuk dan Stok Keluar?
Stok Masuk adalah barang yang datang (biasanya pembelian dari supplier) dan menambah jumlah stok. Stok Keluar adalah pemakaian manual yang bukan berasal dari order — misalnya barang rusak, tumpah, dipakai untuk kebersihan, atau dikirim ke outlet lain — dan mengurangi stok. Stok tersedia = Masuk − Keluar, dihitung otomatis.
Kalau saya catat Stok Masuk, apakah otomatis jadi pengeluaran?
Tidak. Inventory hanya mencatat jumlah barang, bukan uang. Pembelian bahan perlu dicatat di dua menu: uangnya di Pengeluaran, barangnya di Inventory → Stok Masuk. Karena laporan keuangan hanya membaca menu Pengeluaran, pencatatan di dua tempat ini tidak membuat biaya jadi dobel.
Kenapa kas harian selisih padahal semua pengeluaran sudah dicatat?
Penyebab tersering adalah pengeluaran non-tunai yang sumbernya terlanjur dipilih Kas, sehingga sistem mengira uang keluar dari laci. Perbaiki dengan mengedit pengeluaran tersebut dan menggantinya menjadi Bank. Perlu diingat, pengeluaran lama yang sumbernya kosong dianggap Kas oleh sistem.
Apakah stok berkurang otomatis saat ada order?
Ya, untuk barang yang ditandai "bisa dikonsumsi saat order". Stok berkurang begitu order disimpan dan kembali otomatis bila order dibatalkan. Jika inventory sudah diatur per layanan, jumlahnya bahkan terisi sendiri. Jangan mencatat pemakaian order lewat Stok Keluar manual — stok akan berkurang dua kali.
Untuk apa kolom harga satuan di Stok Masuk?
Untuk perhitungan HPP (harga pokok) per layanan, memakai harga rata-rata pembelian barang tersebut. Kolom ini tidak masuk ke laporan kas maupun pengeluaran, dan boleh dikosongkan dulu lalu dilengkapi belakangan.

Baca juga: Manajemen Inventory & Stok Deterjen Laundry | Laporan Keuangan Laundry Otomatis | Cara Mencegah Kecurangan Kasir Laundry