Jawaban singkat: gunakan Payroll Fleksibel
Karena satu karyawan perlu memiliki dua slip dalam bulan yang sama, gunakan mode Fleksibel. Buat range pertama 1–15, kemudian range kedua 16–tanggal terakhir bulan tersebut.
Penting sebelum mulai: mode Fleksibel hanya menampilkan karyawan aktif dengan Gaji Pokok = 0 pada profil. Nilai gaji setiap periode kemudian dimasukkan melalui Insentif Task, Bonus, Lembur, Tunjangan, dan/atau penyesuaian lain pada layar Edit Payroll.
1. Pola Payroll yang Akan Dibuat
Dalam satu bulan, setiap karyawan akan dibuatkan dua record payroll dan dua slip dengan rentang tanggal yang tidak tumpang tindih:
Contoh Juli 2026: 01/07/2026 sampai 15/07/2026.
Contoh Juli 2026: 16/07/2026 sampai 31/07/2026.
Tanggal akhir periode kedua selalu mengikuti kalender:
- 28 Februari pada tahun biasa atau 29 Februari pada tahun kabisat.
- Tanggal 30 untuk April, Juni, September, dan November.
- Tanggal 31 untuk Januari, Maret, Mei, Juli, Agustus, Oktober, dan Desember.
Aturan paling aman: periode kedua selalu dimulai tanggal 16 dan ditutup pada tanggal terakhir yang terlihat di kalender bulan itu. Jangan memakai tanggal 30 untuk semua bulan.
2. Mengapa Harus Memakai Mode Fleksibel?
| Mode | Cocok untuk | Batasan penting |
|---|---|---|
| Bulanan | Satu slip gaji untuk satu bulan penuh; karyawan memiliki Gaji Pokok lebih dari 0. | Hanya satu payroll per karyawan dalam satu bulan. Tidak cocok untuk dua slip pada bulan yang sama. |
| Fleksibel | Gaji harian, mingguan, borongan, berbasis insentif, atau pembayaran lebih dari sekali sebulan. | Karyawan harus aktif dan Gaji Pokok di profil harus 0. Nominal periode diatur pada komponen payroll. |
Jangan generate periode yang tumpang tindih. Sistem mencegah range yang sama persis dibuat dua kali, tetapi range berbeda yang saling tumpang tindih masih mungkin dibuat. Contoh yang harus dihindari: 1–15 lalu 10–31.
3. Persiapan Sebelum Membuat Payroll
Pastikan hal berikut sudah benar agar proses generate tidak menghasilkan slip kosong atau nominal yang salah:
- Akun yang dipakai adalah Owner/Admin atau memiliki izin Kelola Payroll.
- Data karyawan sudah dibuat dan statusnya Aktif.
- Absensi, lembur, pekerjaan/assignment, serta kasbon untuk periode tersebut sudah lengkap.
- Anda sudah menentukan cara membagi nominal gaji bulanan ke periode pertama dan kedua.
- Belum ada payroll dengan range tanggal yang sama untuk karyawan tersebut.
Jika nominal tetap per bulan: tentukan pembagian internal terlebih dahulu, misalnya 50% pada periode 1–15 dan 50% pada periode 16–akhir bulan. Masukkan nominal bagiannya pada komponen yang disepakati perusahaan, lalu gunakan Keterangan agar dasar pembayarannya mudah diaudit.
4. Cara Input Gaji Pokok dan Mengatur Mode Payroll
Kolom Gaji Pokok memang tersedia di data karyawan, bukan pada form Generate Payroll. Namun hasilnya berbeda tergantung nominal yang disimpan. Ikuti penjelasan dua kondisi berikut agar tidak salah memilih.
A. Cara memasukkan Gaji Pokok untuk payroll bulanan
Buka profil karyawan
Masuk ke menu HRIS → Karyawan, pilih nama karyawan, lalu tekan Edit.
Masukkan nominal Gaji Pokok
Gulir ke bagian Penggajian, tekan kolom Gaji Pokok, lalu masukkan nominal yang disepakati. Contoh: ketik 3000000 untuk Gaji Pokok Rp3.000.000.
Simpan data karyawan
Periksa kembali nominalnya, lalu tekan Simpan. Nilai tersebut menjadi Gaji Pokok karyawan untuk mode Payroll Bulanan.
Generate dari mode Bulanan
Buka HRIS → Payroll → Bulanan dan generate payroll. Nominal tadi akan tercantum pada bagian Gaji Pokok di slip.
Batasan saat ini: jika Gaji Pokok diisi lebih dari 0, karyawan masuk mode Bulanan dan tidak muncul pada daftar Generate Payroll Fleksibel. Mode Bulanan hanya dapat membuat satu payroll per karyawan dalam satu bulan.
B. Pengaturan untuk pembayaran dua kali dalam sebulan
Untuk membuat dua slip pada bulan yang sama—periode 1–15 dan 16–akhir bulan—karyawan harus masuk Payroll Fleksibel. Lakukan langkah berikut:
Ubah Gaji Pokok menjadi 0
Tekan kolom Gaji Pokok, hapus nominal sebelumnya, lalu isi 0. Setelah angka 0 terdeteksi, bagian Siklus Payroll Fleksibel akan muncul.
Pilih siklus dan tanggal awal
Untuk pola setengah bulanan ini, siklus hanya berfungsi sebagai informasi konfigurasi. Pilih 2 Mingguan sebagai pilihan terdekat, lalu pilih tanggal awal siklus tanggal 1. Range yang digunakan tetap akan dipilih manual saat generate agar periode kedua selalu berhenti tepat di akhir bulan.
Simpan perubahan
Tekan Simpan. Ulangi pengaturan ini untuk setiap karyawan yang memakai pembayaran dua kali sebulan.
Apakah Gaji Pokok bisa diedit manual dari layar Edit Payroll Fleksibel? Saat ini tidak. Nilai Gaji Pokok pada layar tersebut hanya ditampilkan dan tetap Rp0. Nominal dasar pembayaran per periode harus dimasukkan melalui komponen seperti Bonus, Insentif Task, Lembur, Tunjangan, atau komponen lain yang disepakati, lalu jelaskan dasarnya pada kolom Keterangan.
Catatan: pilihan “2 Mingguan” berarti interval 14 hari, sedangkan pola 1–15 dan 16–akhir bulan memiliki panjang periode 13–16 hari. Karena itu, tetap pilih tanggal mulai dan akhir secara manual saat generate; jangan hanya bergantung pada label siklus.
5. Buat Payroll Periode Pertama: Tanggal 1–15
Masuk ke Payroll dan pilih Fleksibel
Buka HRIS → Payroll. Pada bagian atas layar, ubah pilihan dari Bulanan menjadi Fleksibel.
Tekan tombol + untuk generate
Tekan tombol +. Pada form tanggal, isi:
- Tanggal Mulai: tanggal 1 pada bulan yang diproses.
- Tanggal Akhir: tanggal 15 pada bulan yang sama.
Tekan “Lihat Karyawan”
Sistem menampilkan karyawan aktif dengan Gaji Pokok 0. Periksa nama dan pastikan periode yang tampil sudah benar.
Generate satu per satu
Tekan Generate pada karyawan yang akan dibayar. Setelah berhasil, tombol berubah menjadi tanda Sudah ada. Lakukan untuk semua karyawan yang diperlukan, lalu tutup modal.
Contoh benar: untuk payroll Juli 2026 periode pertama, Tanggal Mulai = 01/07/2026 dan Tanggal Akhir = 15/07/2026.
6. Review dan Edit Nominal Payroll
Payroll yang baru dibuat berstatus Draft. Pada tahap ini, buka setiap payroll dan tekan Edit. Periksa data otomatis dan lengkapi komponennya.
Komponen penambah gaji
- Insentif Task per Tahapan: sistem dapat menampilkan jumlah pekerjaan per tahapan; isi rate per satuan dan periksa subtotalnya.
- Insentif Task manual: gunakan untuk koreksi/override jika diperlukan dan sesuai kebijakan.
- Bonus: tambahan nominal yang disepakati untuk periode tersebut.
- Lembur: periksa jam lembur otomatis, lalu pastikan nilai rupiahnya benar.
- Tunjangan Makan, Transport, dan Lain: isi sesuai realisasi pada rentang 1–15.
Komponen pengurang gaji
- Potongan Terlambat dan Potongan Alpha berdasarkan rekap kehadiran.
- Potongan Kasbon: tekan Lookup, periksa kasbon aktif, lalu gunakan rekomendasi bila sesuai.
- Potongan Lain untuk pengurangan yang sah dan sudah disepakati.
− Potongan Terlambat − Potongan Alpha − Potongan Kasbon − Potongan Lain
Isi kolom Keterangan dengan teks yang mudah dipahami, misalnya: “Pembayaran gaji periode 1–15 Juli 2026”. Setelah seluruh angka cocok, tekan Simpan.
Jangan langsung Approve sebelum angka selesai diperiksa. Tombol Edit tersedia saat status masih Draft. Pastikan data pekerjaan, lembur, tunjangan, dan potongan sudah lengkap terlebih dahulu.
7. Approve dan Tandai Sudah Dibayar
Status payroll berjalan dalam tiga tahap berikut:
Periksa slip dari tombol Lihat
Buka detail payroll dan cocokkan nama karyawan, rentang tanggal, komponen penambah, potongan, serta total gaji bersih.
Approve payroll
Kembali ke daftar Payroll, lalu tekan Approve pada payroll yang sudah benar. Konfirmasi persetujuan.
Lakukan pembayaran
Setelah uang benar-benar dibayar/ditransfer, tekan Tandai Dibayar. Pilih Tanggal Bayar yang sesuai dengan transaksi sebenarnya, kemudian konfirmasi.
Tanggal Bayar sangat penting. Tanggal tersebut menjadi tanggal beban gaji di Laporan Pengeluaran. Owner dapat mengoreksinya melalui tombol Edit Tgl pada payroll yang sudah dibayar.
Jangan input pengeluaran GAJI secara manual lagi. Payroll yang ditandai Sudah Dibayar otomatis masuk kategori “Gaji Karyawan”. Input manual akan membuat biaya gaji tercatat dua kali.
8. Buat Payroll Periode Kedua: Tanggal 16–Akhir Bulan
Setelah periode pertama selesai, ulangi proses yang sama untuk periode kedua:
- Buka HRIS → Payroll → Fleksibel.
- Tekan tombol +.
- Isi Tanggal Mulai = 16.
- Isi Tanggal Akhir = tanggal terakhir bulan tersebut.
- Tekan Lihat Karyawan lalu Generate per karyawan.
- Buka Edit, isi komponen khusus periode 16–akhir bulan, dan Simpan.
- Periksa detail, lalu Approve.
- Setelah dibayar, tekan Tandai Dibayar dan pilih tanggal transaksi.
| Bulan | Periode 1 | Periode 2 |
|---|---|---|
| Februari 2027 | 1–15 Februari | 16–28 Februari |
| Februari 2028 (kabisat) | 1–15 Februari | 16–29 Februari |
| April 2027 | 1–15 April | 16–30 April |
| Juli 2027 | 1–15 Juli | 16–31 Juli |
9. Contoh Pembagian dan Perhitungan Dua Periode
Contoh sederhana untuk karyawan bernama Siti. Perusahaan menetapkan target pembayaran total Rp3.000.000 per bulan, dibagi Rp1.500.000 per periode, kemudian ditambah/dikurangi komponen aktual.
| Komponen | Periode 1–15 | Periode 16–31 |
|---|---|---|
| Nominal dasar periode (mis. Bonus/Penyesuaian sesuai kebijakan) | Rp1.500.000 | Rp1.500.000 |
| Insentif Task | Rp250.000 | Rp300.000 |
| Lembur | Rp100.000 | Rp75.000 |
| Tunjangan | Rp150.000 | Rp150.000 |
| Potongan terlambat/alpha | − Rp25.000 | − Rp50.000 |
| Potongan kasbon | − Rp200.000 | Rp0 |
| Total dibayar | Rp1.775.000 | Rp1.975.000 |
Contoh di atas bukan aturan ketenagakerjaan atau akuntansi baku. Nama komponen dan pembagiannya harus mengikuti kontrak kerja, kebijakan perusahaan, serta peraturan yang berlaku. Gunakan Keterangan untuk menjelaskan dasar nominal pada slip.
10. Cek Slip Gaji dan Laporan Pengeluaran
Cek dari sisi Owner/Admin
- Di daftar Payroll, pilih range tanggal yang sesuai lalu buka detail karyawan.
- Pastikan label Payroll Fleksibel dan rentang tanggal slip sudah benar.
- Pastikan total pada daftar sama dengan total pada detail slip.
Cek dari sisi karyawan
Karyawan dapat masuk ke menu Slip Saya untuk melihat riwayat slip. Slip fleksibel ditampilkan menggunakan rentang tanggal, sehingga slip 1–15 dan 16–akhir bulan dapat dibedakan.
Cek Laporan Pengeluaran
- Hanya payroll berstatus Sudah Dibayar yang dihitung sebagai beban.
- Payroll yang baru Approved belum masuk sampai ditandai dibayar.
- Tanggal beban mengikuti Tanggal Bayar, bukan otomatis mengikuti tanggal akhir periode.
- Gaji muncul sebagai kategori Gaji Karyawan dan ikut menghitung Total Beban Operasional serta Pendapatan Bersih.
11. Solusi Masalah yang Sering Terjadi
| Masalah | Penyebab paling umum | Solusi |
|---|---|---|
| Karyawan tidak muncul setelah menekan Lihat Karyawan | Gaji Pokok belum 0 atau status karyawan tidak Aktif. | Edit profil karyawan, isi Gaji Pokok 0, pastikan status Aktif, Simpan, lalu buka ulang Payroll Fleksibel. |
| Muncul “payroll already exists” / tombol Sudah ada | Payroll dengan karyawan dan range tanggal yang sama sudah pernah dibuat. | Tutup modal lalu cari payroll tersebut pada daftar. Jangan generate ulang; edit record yang sudah ada bila masih Draft. |
| Total gaji 0 atau terlalu kecil | Pada Payroll Fleksibel, Gaji Pokok memang 0 dan komponen penambah belum diisi. | Buka Edit Payroll, isi rate Insentif Task, Bonus, Lembur, dan/atau Tunjangan sesuai kebijakan, lalu Simpan. |
| Tombol Edit tidak terlihat | Payroll sudah Approved atau Sudah Dibayar. | Lakukan koreksi sebelum Approve. Jika sudah disetujui/dibayar, hubungi Owner/Admin dan ikuti prosedur koreksi internal. |
| Tidak bisa Tandai Dibayar | Status masih Draft. | Periksa nominal terlebih dahulu, tekan Approve, baru tekan Tandai Dibayar. |
| Gaji tidak muncul di Laporan Pengeluaran | Payroll baru Approved, belum ditandai Sudah Dibayar, atau filter tanggal laporan tidak mencakup Tanggal Bayar. | Tandai Dibayar dan pilih Tanggal Bayar yang benar, lalu atur filter laporan agar mencakup tanggal tersebut. |
| Biaya gaji muncul dua kali | Payroll otomatis dan pengeluaran GAJI manual sama-sama dicatat. | Jangan input gaji manual. Gunakan record otomatis dari payroll yang Sudah Dibayar dan koreksi pencatatan duplikat sesuai otorisasi Owner. |
| Periode salah atau tumpang tindih | Tanggal dipilih manual dan tidak diperiksa sebelum generate. | Gunakan selalu 1–15 dan 16–akhir bulan. Periksa daftar payroll yang sudah ada sebelum membuat record baru. |
12. Checklist Rutin Setiap Periode
Sebelum generate
Setelah generate
13. Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah mode Bulanan dapat membuat dua slip pada bulan yang sama?
Tidak. Mode Bulanan ditujukan untuk satu payroll per karyawan per bulan. Gunakan mode Fleksibel untuk membuat range 1–15 dan 16–akhir bulan.
Mengapa Gaji Pokok harus 0?
Itu adalah penanda sistem agar karyawan masuk daftar Payroll Fleksibel. Pada slip fleksibel, nominal pembayaran dibentuk dari komponen periode seperti Insentif Task, Bonus, Lembur, Tunjangan, dan potongan.
Di mana saya memasukkan Gaji Pokok karyawan?
Buka HRIS → Karyawan → pilih karyawan → Edit → Penggajian → Gaji Pokok, masukkan nominal, lalu Simpan. Nominal di atas 0 akan tampil pada Payroll Bulanan. Untuk Payroll Fleksibel dua periode, Gaji Pokok harus 0 sehingga nominal dasar periode dimasukkan melalui komponen payroll lainnya.
Bisakah slip dua mingguan tetap menampilkan label “Gaji Pokok”?
Pada fungsi yang tersedia saat ini, belum bisa. Payroll Fleksibel mensyaratkan Gaji Pokok 0 dan field Gaji Pokok pada Edit Payroll tidak dapat diedit manual. Jika bisnis wajib menampilkan Gaji Pokok pada dua slip dalam bulan yang sama, diperlukan pengembangan fitur agar Gaji Pokok fleksibel dapat dialokasikan per periode.
Apakah harus memilih siklus “2 Mingguan”?
Itu pilihan konfigurasi yang paling dekat, tetapi periode tetap harus dipilih manual. Pola setengah bulanan tidak selalu tepat 14 hari, khususnya periode 1–15 dan periode 16–31.
Bagaimana menentukan tanggal akhir Februari?
Pilih tanggal terakhir yang tersedia di kalender: 28 pada tahun biasa atau 29 pada tahun kabisat. Contoh: Februari 2028 berakhir tanggal 29.
Apakah payroll Approved sudah menjadi pengeluaran?
Belum. Payroll harus ditandai Sudah Dibayar. Setelah itu, nilainya otomatis tampil pada tab Gaji di Laporan Pengeluaran menggunakan Tanggal Bayar.
Apakah payroll yang sama boleh dibuat ulang?
Tidak. Jika tombol menunjukkan Sudah ada, gunakan record yang telah dibuat. Hindari pula membuat range berbeda yang saling tumpang tindih.
Simpan Panduan Ini untuk Hari Payroll
Cetak checklist atau buka kembali panduan setiap tanggal 15 dan akhir bulan agar seluruh langkah selalu konsisten.
Baca Cara Hitung GajiBaca juga: Cara Menghitung Gaji Karyawan Laundry · Absensi Digital Karyawan · Panduan Fitur HRIS