Jawaban singkat
Pendapatan Bersih = Pendapatan Kotor − Total Beban Operasional. Total Pesanan dan Pendapatan Kotor berbeda karena Total Pesanan dihitung dari tanggal order masuk (termasuk yang belum dibayar), sedangkan Pendapatan Kotor dihitung dari tanggal uang diterima. Selisihnya bukan uang hilang — umumnya itu piutang yang belum dibayar pelanggan.
1. Membuka Layar Laporan
Pilih tanggal awal dan akhir (misalnya 01 Sep 2026 → 30 Sep 2026), lalu tekan Terapkan. Semua angka di bawahnya mengikuti rentang tanggal ini dan outlet yang sedang aktif.
2. Empat Angka Utama dan Artinya
| Angka | Yang dihitung | Tanggal acuan |
|---|---|---|
| Total Pesanan | Nilai semua order laundry (item + ongkir − diskon ± pembulatan) ditambah nilai paket member yang dibuat — sudah lunas maupun belum. Order berstatus Batal tidak dihitung. | Tanggal order masuk |
| Pendapatan Kotor | Uang yang benar-benar diterima: semua pembayaran order laundry (tunai, transfer, QRIS, saldo deposit, DP maupun pelunasan) + paket member yang sudah lunas. | Tanggal pembayaran |
| Total Beban Operasional | Pengeluaran + Gaji Karyawan (payroll yang sudah dibayar) + Kasbon Karyawan yang dicairkan. | Tanggal pengeluaran / tanggal bayar |
| Pendapatan Bersih | Pendapatan Kotor dikurangi Total Beban Operasional. | Mengikuti kedua angka di atas |
Catatan di layar: “Pendapatan total dihitung dari tanggal pembayaran, sedangkan total pesanan mengikuti tanggal order masuk.” Kalimat inilah kunci memahami perbedaan angka-angka tersebut.
3. Rumus Pendapatan Bersih
Total Beban Operasional = Pengeluaran + Gaji Karyawan + Kasbon Karyawan
Laporan ini memakai dasar kas: pendapatan diakui saat uang diterima, beban diakui saat uang dikeluarkan. Jadi Pendapatan Bersih menjawab pertanyaan sederhana: “Berapa uang masuk dikurangi uang keluar untuk operasional pada periode ini?”
- Total Pesanan tidak dipakai dalam rumus Pendapatan Bersih.
- Piutang tidak mengurangi maupun menambah Pendapatan Bersih.
- Jika beban lebih besar dari pendapatan, Pendapatan Bersih tampil negatif (rugi) — sengaja tidak dibulatkan ke 0.
4. Kenapa Total Pesanan Berbeda dengan Pendapatan Kotor?
Karena keduanya memakai tanggal yang berbeda. Bayangkan dua “keranjang” untuk periode September:
Semua order yang dibuat 1–30 Sep, berapa pun yang sudah dibayar.
Semua pembayaran yang diterima 1–30 Sep, untuk order bulan apa pun.
Penyebab selisihnya:
| Kejadian | Efek |
|---|---|
| Order September yang belum lunas atau baru DP (piutang) | Total Pesanan lebih besar |
| Paket member September yang dijual “Bayar Nanti” dan belum dibayar | Total Pesanan lebih besar |
| Pelunasan di September untuk order Agustus atau sebelumnya | Pendapatan Kotor lebih besar |
| Order September yang dibayar di muka sebelum 1 Sep (jarang) | Pendapatan Kotor lebih kecil |
− (pelunasan periode ini untuk order periode sebelumnya)
Uangnya tidak hilang. Order September yang dilunasi pada Oktober akan masuk Pendapatan Kotor Oktober. Itulah sebabnya pada periode yang panjang (misalnya satu tahun) kedua angka ini cenderung makin dekat.
5. Contoh dengan Angka Nyata
Contoh laporan sebuah outlet untuk periode 01 Sep 2026 — 30 Sep 2026:
| Komponen | Nilai |
|---|---|
| Total Pesanan (order masuk September) | Rp9.339.018 |
| Pendapatan Kotor (uang masuk September) | Rp9.027.016 |
| Total Beban Operasional (Pengeluaran Rp699.000 + Gaji Rp0) | − Rp699.000 |
| Pendapatan Bersih | Rp8.328.016 |
Pendapatan Bersih: Rp9.027.016 − Rp699.000 = Rp8.328.016.
Selisih Total Pesanan dan Pendapatan Kotor: Rp9.339.018 − Rp9.027.016 = Rp312.002. Misalnya (ilustrasi):
| Rincian selisih (ilustrasi) | Nilai |
|---|---|
| Order September yang belum dibayar / sisa DP | Rp450.000 |
| Pelunasan di September untuk order Agustus | − Rp137.998 |
| Selisih | Rp312.002 |
Angka rincian di atas hanya ilustrasi. Untuk angka sebenarnya di outlet Anda, lihat bagian Piutang / Belum Diterima (lihat langkah mencocokkan angka).
6. Apa Saja Isi Total Beban Operasional?
- Pengeluaran — semua pengeluaran yang dicatat di menu Pengeluaran pada rentang tanggal tersebut. Ketuk barisnya untuk melihat rincian per kategori.
- Gaji Karyawan — hanya payroll yang sudah ditandai Dibayar, mengikuti Tanggal Bayar. Payroll yang baru Approved belum dihitung. Lihat tutorial payroll.
- Kasbon Karyawan — kasbon yang dicairkan pada periode tersebut. Tidak dobel dengan gaji, karena gaji yang dicatat sudah bersih setelah potongan kasbon.
Jangan mencatat gaji secara manual di Pengeluaran jika sudah memakai Payroll. Gaji akan terhitung dua kali dan Pendapatan Bersih jadi terlalu kecil.
7. Bagian “Piutang / Belum Diterima”
Bagian ini diberi label “Tidak mempengaruhi pendapatan bersih” karena isinya adalah tagihan yang belum menjadi uang.
| Baris | Arti |
|---|---|
| Piutang Per Periode Laundry | Sisa tagihan dari order yang masuk pada rentang tanggal yang dipilih. Inilah penyebab utama selisih Total Pesanan vs Pendapatan Kotor. |
| Total Piutang Laundry | Akumulasi seluruh tagihan belum lunas sampai tanggal akhir laporan, termasuk dari bulan-bulan sebelumnya. |
| Piutang Member Quota | Paket member yang dijual “Bayar Nanti” dan belum dibayar. |
Saat pelanggan melunasi, nilainya pindah dari piutang ke Pendapatan Kotor pada tanggal pelunasan.
8. Deposit (Wallet) dan Paket Member
- Top-up deposit ditampilkan terpisah sebagai Wallet / Deposit dan tidak dimasukkan ke Pendapatan Kotor. Uang itu masih milik pelanggan sampai dipakai.
- Saat saldo deposit dipakai membayar order, pembayaran itu masuk Pendapatan Kotor pada tanggal pemakaian. Dengan begitu tidak ada pendapatan yang terhitung dua kali.
- Paket member masuk Total Pesanan saat dibuat; masuk Pendapatan Kotor hanya jika sudah lunas.
9. Langkah Mencocokkan Angka Sendiri
Cek rumus bersih
Kurangi Pendapatan Kotor dengan Total Beban Operasional. Hasilnya harus sama dengan Pendapatan Bersih.
Cek rincian beban
Pastikan Pengeluaran + Gaji Karyawan + Kasbon Karyawan sama dengan Total Beban Operasional. Ketuk Pengeluaran untuk melihat kategori yang mungkin salah input atau dobel.
Lihat piutang periode
Gulir ke Piutang / Belum Diterima. Nilai Piutang Per Periode Laundry menjelaskan sebagian besar selisih Total Pesanan vs Pendapatan Kotor.
Perhitungkan pelunasan order lama
Jika Pendapatan Kotor lebih besar dari perkiraan, kemungkinan ada pelanggan yang melunasi order bulan sebelumnya pada periode ini.
Periksa order batal
Order berstatus Batal dikeluarkan dari Total Pesanan dan pembayarannya tidak dihitung. Pastikan order latihan/salah input sudah dibatalkan (caranya di sini).
10. Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Pendapatan Bersih didapat dari mana?
Dari Pendapatan Kotor (uang yang diterima pada periode laporan) dikurangi Total Beban Operasional (Pengeluaran + Gaji Karyawan yang sudah dibayar + Kasbon Karyawan yang dicairkan).
Selisih Total Pesanan dan Pendapatan Kotor ke mana?
Sebagian besar masih berupa piutang (order belum lunas) yang akan masuk Pendapatan Kotor saat dibayar. Selisih juga dipengaruhi pelunasan order bulan sebelumnya yang diterima pada periode ini.
Apakah Pendapatan Bersih sama dengan laba?
Mendekati laba versi arus kas sederhana. Laporan ini tidak memperhitungkan penyusutan mesin, sewa yang dibayar di muka untuk beberapa bulan, atau stok bahan yang belum terpakai. Untuk analisis lebih lanjut, baca analisis keuntungan laundry.
Kenapa Pendapatan Bersih saya minus?
Beban pada periode itu lebih besar dari uang yang diterima — misalnya ada pembelian besar, pembayaran gaji, atau banyak order yang belum dibayar. Periksa rincian Pengeluaran dan Piutang.
Apakah Pendapatan Kotor sama dengan uang di laci kas?
Tidak selalu. Pendapatan Kotor mencakup semua metode pembayaran (QRIS, transfer, saldo deposit), sedangkan laci hanya berisi tunai. Untuk kas tunai per shift, gunakan Kas Harian.
Laporan Rapi, Keputusan Lebih Yakin
Pantau Total Pesanan, Pendapatan Kotor, beban, dan piutang langsung dari HP dengan CuciQu Pro.
Download CuciQu Pro Fitur Laporan KeuanganBaca juga: Laporan Keuangan Laundry Otomatis · Tutorial Kas Harian · Beda Pengeluaran & Inventory